Perlukan Bayi Menggunakan Krim Tabir Surya?

Tabir surya adalah salah satu cara perawatan sehari-hari yang cukup penting untuk melindungi situs poker kulit supaya tetap terawat. Pada orang dewasa, tabir surya merupakan salah satu hal yang wajib digunakan saat ini.

Lalu, apakah tabir surya juga diperlukan oleh anak bayi?

Dermatolog, dr. Srie Prihianti Gondokaryono, SpKK, PhD, FINSDV, FAADV memiliki pendapat bahwa anak-anak juga memerlukan tabir surya sebagai proteksi kulit mereka terhadap paparan sinar matahari.

“Anak-anak dapat menggunakan tabir surya yang secara khusus dibuat untuk anak-anak. Orang tua dapat mencari domino qiu qiu 99 tabir surya yang memiliki keterangan atau tulisan label untuk anak. Usia yang dianjurkan adalah berkisar antara usia enam bulan keatas,” kata dr. Srie pada acara Nivea Sun Adventure #EnjoyTheSun di Jakarta.

Untuk anak-anak yang berada dibawah usia enam bulan yang berarti termasuk dalam kategori usia 0 hingga 5 bulan dianjurkan oleh dr. Srie menjelaskan bahwa tidak boleh aplikasi tabir surya terhadap bayi-bayi tersebut.

“Bayi memiliki kulit yang berbeda dari orang dewasa. Biasanya mereka memiliki kulit yang lebih tips dan fungsi melanin yang lebih rendah daripada orang dewasa sehingga lebih cepat terbakar kulitnya,” lanjut dr. Srie.

Dirinya menambahkan bahwa kulit bayi, terutama untuk usia nol hingga lima bulan lebih mudah mengalami Teman Poker99 dehidrasi sehingga tidak aman jika harus digunakan tabir surya. Dr. Srie juga menjelaskan bahwa pilihan tabir surya juga harus melihat apakah tabir surya tersebut aman untuk digunakan dan tidak menyebabkan alergi.

Berapa Kali Pelukan Yang Dibutuhkan Anak Dari Orangtuanya

Pelukan orang tua merupakan sesuatu hal yang sangat penting dan tidak dapat ditawar dalam proses pertumbuhan mental anak yang kuat dan tangguh.

Reni Murni, seorang motivator dan trainer nasional menjelaskan bahwa pelukan orang tua kepada anak dapat mengurangi tekanan masalah pada si anak serta memulihkan, menstabilkan emosi dan mempengaruhi psikologi anak.

Hal ini diungkapkan oleh Reni dalam seminar Orang Tua Cerdas, Anak Berkualitas oleh Persit Kartika Chandra Kirana di Aula Makodam IV/Diponegoro, Semarang. “Pelukan seorang ayah akan meningkat intelegensi anak, merasa dicintai, dihargai, mandiri dan pemberani sedangkan pelukan ibu membuat anak menjadi lebih sabar, lebih penyayang, empatif dan lembut,” kata Reni.

Dirinya mengakui bahwa banyak orang tua yang tidak dapat menunjukkan kasih sayang nya secara verbal kepada anak dan memiliki pemikiran bahwa memenuhi kebutuhan ekonomi merupakan hal terpenting daripada kasih sayang sekaligus pemenuhan kebutuhan ekonomi menjadi bukti seberapa besar kasih sayang orang tua.

Padahal, Reni menjelaskan bahwa bukti kasih sayang seperti pelukan sangatklah penting untuk perkembangan emosional anak. Hal yang menjadi pertanyaan, seberapa sering pelukan yang dibutuhkan anak dari orang tuanya?

Reni menjelaskan bahwa 4 kali pelukan dalam 1 hari dapat mengurangi tekanan pada anak. Delapan kali dalam 1 hari dapat memulihkan, menenangkan dan menstabilkan emosi sementara itu 12 kali pelukan dalam sehari dapat sangat mempengaruhi kondisi psikologis anak menjadi lebih baik.

“Sebuah studi juga membuktikan bawha pelukan antara orang tua dapat meningkatkan kecerdasan anak serta merangsang produksi hormon oksitosin,” kata Reni.